Pergaulan Bebas

sumber foto: liputan6.com credit: pexels.com/ellinot

PENGERTIAN
    Pergaulan bebas secara umum adalah perilaku individu atau suatu kelompok yang menyimpang. Sikap menyimpang ini melewati batas dari aturan, kewajiban, luntutan, syarat dan perasaan malu. Pergaulan bebas juga bisa diartikan sebagai perilaku menyimpang yang melanggar norma sosial dan agama (sourse Gramedia.com). Dengan begitu dapat di artikan, pergaulan bebas merupakan perilaku atau tingkah laku, baik individu maupun kelompok yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar dan tidak sesuai dengan aturan yang ada.

PENYEBAB
    Dari setiap tindakan, perilaku maupun tingkah laku manusia, tentu di pengaruhi oleh sesuatu, baik  internal maupun eksternal, baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Begitu pula dengan pergaulan bebas, pasti ada faktor-faktor penyebab seseorang atau suatu kelompok melakukan atau bertindak melanggar aturan yang ada. Berikut beberapa faktor dari pergaulan bebas, khususnya pada remaja.

1. Rendahnya kontrol diri
    Seorang remaja, pada umumnya tidak dapat membedakan antara perilaku yang baik dan buruk. Hal ini menjadi penyebab dari pergaulan bebas, mereka terkadang melakukan apa yang menurutnya benar, dan mereka juga kerap mengikuti perilaku teman sebayanya. Meski begitu, cukup banyak seorang remaja yang tetap melakukan perilaku tersebut meski dia sudah tau jika tidakan yang dilakukannya adalah salah.

2. Gaya hidup
    Gaya hidup merupakan salah satu penyebab dari pergaulan bebas, karena dorongan gaya hidup bebas yang semakin berkembang pada saat ini. Pada kalangan remaja, mereka merasa harus mengikuti gaya hidup modern, mengikuti apa yang sedang tren, yang terkadang "tren" atau gaya hidup yang mereka lakukan tersebut secara tidak langsung dapat memicu mereka untuk melakukan pergaulan bebas.

3. Kurangnya wawasan agama
    Hal ini menjadi salah satu dari penyebab pergaulan bebas. Mereka yang wawasan agamanya kurang, akan sulit membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Melalui pendidikan agama, mereka akan mengetahui nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat. Dengan mengetahui hal tersebut, mereka akan tahu hal-hal apa saja yang memiliki nilai kebaikan dan keburukan. Jika pendidikan atau wawasan agama tidak di taman sajak dini dengan baik, maka seorang individu akan meraka sulit dalam menjalani perannya di masyarakat yang sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di sekitarnya.

4. Kondisi lingkungan
    Kondisi lingkungan terkadang menjadi penyebab pergaulan bebas terbesar, baik lingkungan rumah maupun sekolah, Mereka akan mengikuti apa yang mereka lihat. Sebagai contoh, kondisi lingkungan yang tidak aman dan sering terjadi tindak kejehatan, akan membuat seorang anak dan remaja terpapar pergaulan bebas yang dapat menjurus ke arah kriminal, seperti penyalah-gunaan obat-obatan, meminum minuman beralkohol, dan tawuran.

5. Penyalah-gunaan internet
    Seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyak juga penggunaan internet disegala usia, terutama remaja dan anak-anak. Remaja dan anak-anak yang memiliki keingintahuan yang kuat membuat mereka mencaritahu jawabannya di internet. Namun disayangkan, banyak pengguna internet khususnya remaja yang justru mencari informasi di internet dan tanpa pengawasan dari orang yang lebih dewasa. Peredaran arus informasi di internet yang sangat capat dan tidak dapat terhindarkan, membuat anak-anak dan remaja dapat dengan mudah mengakses apapun yang mereka inginkan di internet. Hal ini sangat berbahaya, karena mereka dapat dengan mudah meniru perbuatan yang mereka lihat di internet

6. Broken Home
    Broken home atau kondisi keluarga yang buruk merupakan salah satu penyebab seorang anak melakukan pergaulan bebas. Seorang anak membutuhkan perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya, mereka membutuhkan tempat untuk mencurahkan apa yang ia rasakan, jika kedua orang tuanya tidak cukup memberi perhatian atau bahkan sama sekali tidak memperhatikan anaknya, maka sang anak akan mencari perhatian dari tempat lain atau akan melakukan sesuatu yang dapat membuat mereka menjadi lebih baik, namun terkadang hal yang menurut mereka baik itu adalah salah satu dari pergaulan bebas.

DAMPAK PERGAULAN BEBAS

1. Ketergantungan terhadap obat
    Ketergantungan obat-obatan terlarang dapat terjadi karena pergaulan bebas. Seseorang yang sudah tenggelam kedalam pergaulan bebas, mereka akan mencari cara untuk mendapatkan kebahagiaan.

2. Adanya perilaku seks bebas
        pada saat ini, sangat banyak ditemukan kasus seks bebas, khususnya di kalangan remaja, hal ini terjadi karena dampak dari pergaulan bebas.

3. Tingkat kriminal yang tinggi
        berbuat krimimal merupakan salah satu dampak dari pergaulan bebas. Sama halnya dengan obat-obatan terlarang, mereka yang sudah tenggelam di pergaulan bebas, dan tenggelam pula di obat-obatan terlarang, akan sulit menahan kontrol diri, mereka apa melakukan apapun agar dapat mendapatkan apa yang mereka inginkan, meski yang mereka lakukan itu salah.


CONTOH FILM TENTANG PERGAULAN BEBAS

Resensi Film jakarta vs Everybody. realita kehidupan di metropolitan
ditulis oleh Naufal fairuz Rizqulloh

        salah satu film yang menggambarkan dampak dari pergaulan bebas yang cukup banyak diperbicarakan salah satunya film karya Ertanto Robby Soediskam yang berjudul 'Jakarta vs Everybody.

sumber foto: suara.com

        Film ini menggambarkan kehidupan asli disebuah kota metropolitas seperti Jakarta. menceritakan seorang pria bernama Dom yang diperankan oleh Jefri Nichol, ia merupakan seorang pria berusia 23 tahun yang memutuskan untuk pindah ke jakarta demi mewujudkan impiannya menjadi seorang aktor di Ibukota.

        Namun tentu saja, untuk mewujudkan keinginannya tidaklah mudah, ia harus merasakan pedihnya dan sulitnya tinggal disebuah Ibukota seperti Jakarta. Diceritakan bahwa Dom keluar dari area proyek garapan film yang tengah dilakukannya, karena ia merasa dilakukan tidak baik atau semena-mena, dan tentu Dom tidak terima jika ia diperlakukan seperti itu. Sadar ia diperlakukan seenaknya dan mendapatkan bayaran yang terhitung kecil, Dom pun keluar dari garapan film tersebut dan mencari pekerjaan baru, yang berharap penghasilan dari pekerjaan baru tersebut lebih besar saat ia menjadi seorang pemeran tambahan.

        saat sedang dalam masa sulit, Dom bertemu dengan seorang wanita bernama Pinka yang diperankan oleh Wulan Guritno dan seorang pria bernama Radit yang diperankan oleh Garindra Dimo. Pertemuan Dom dengan Pinka dan Radit justru membayanya ke jalan yang salah. Di dalam film, Pinka dan Radit memerankan seorang pengedar narkoba. Karena Dom memiliki bakat dan skil akting yang cukup bagus, Pinka dan Radit memanfaatkan Dom sebagai kurir pengedar narkoba, karena bakat aktingnya, Dom tidak mudah dicurigai saat sedang mengantarkan barang haram tersebut.

        sembari bekerja sebagai kuris narkoba, Dom pun mengumpulkan uang dan sebenarnya ia masih memiliki mimpi untuk menjadi seorang aktor. Dipenghujung film, Dom dipertemukan dengan seorang Wanita perias jenazah bernama Khansa yang diperankan oleh Drea Panendra. Khansa berusaha menyadarkan Dom bahwa apa yang ia lakukan itu salah, dia membantu Dom kembali ke jalan yang benar dan melanjutkan mimpinya menjadi seorang aktor

        secara keseluruhkan, film ini mencerikan seorang yang dapat dengan mudah masuk ke dalam "lingkarang setan" saat dalam kondisi atau berada dimasa yang sulit. Seseorang yang sedang dalam fase tersebut akan dapat dengan mudah menelan informasi yang negatif karena pikirannya yang sedang dipenuhi oleh hal-hal yang membuatnya jenuh. Mereka membutuhkan sosok lain, atau membutuhkan bantuan dari orang di sekitarya, membutuhkan perhatian lebih dari orang di sekitarnya yang dapat membantu mereka menuju kembali ke jalan yang banar.

           Meski film ini mengajarkan dan mengikatkan kita untuk tidak terjerumus ke dalam "dunia" narkoba, namun cukup banyak yang mengkritik film ini, pasalnya Jefri Nichol pun sebagai aktor dalam film tersebut mengatakan bahwa film ini cukup fulgar.

        Bahkan LPS atau Lembaga Sensor Film pun sempat mengingatkan film Jakarta vs Everybpdy, bukan mengenai adegan fulgar yang dutampilkan, namun tentang memasukan narkoba ke dlam bungkus permen dan kotak susu. Pasalnya hal ini justru akan memberi ide bagi para pengedar narkoba di luar sana, dan ditakutkan Produsen produk permen dan susu tersebut akan melayangkan gugatan atau protes karena telah menjadikan produk mereka sebagai alat pengedar barang haram tersebut, dan yang ditakutkan oleh Produsen adalah, omset mereka yang turun karena produk mereka yang digunakan sebagai alat pengedar barang haram tersebut. Hal ini dapat terjadi, sebab masyarakat akan takut memberi produk tersebut, karena takut jika isi dari produk tersebut ada campuran narkoba atau isi dari produk tersebut adalah narkoba, dimana konsumen terbesar kedua produk tersebut adalah kalangan anak-anak dan remaja.

Genre                          : Drama
Durasi                         : 102 menit
Rating                         : Dewasa
Sutradara                    : Ertanto Robby Soediskam
Penulis naskah            : Ertanto Rpbby, Jefri Nichol
Pemain                        : Jefri Nichol, Wulan Guritno, Garindra BImo, Dea Panendra, Jajang C. Noer
Studio Produksi          : Pratama Pradana Picture


CONTOH BUKU/NOVEL TENTANG PERGAULAN BEBAS
ditulis oleh M. Erlangga Luis Fernando

sumber foto gamedia.com

    Sonja adalah anak bungsu berusia 28 tahun yang sedang ragu akan pernikahannya dengan lelaki bernama Nohan. Di keluarga Sonja, tidak ada sosok laki-laki, karena ayahnya meninggal dunia ketika Sonja masih duduk di Sekolah Dasar. Dan sejak kepergian ayahnya itu, seperti sosok ayah memang ingin dihilangkan oleh ibunya. 

    Ibu Sonja bernama Diajeng Anjani, dia adalah perempuan berusia sekitar 60 tahun yang bekerja sebagai pengusaha jaringan kedai teh yang sudah memiliki reputasi nasional, bahkan sampai internasional. Kakak paling tua Sonja bernama Kemala Anjani. Kakak sulungnya itu adalah seorang dokter bedah yang masih melajang di usianya yang sudah mencapai 40-an. Sedangkan, kakak kedua Sonja bernama Irene Anjani, dia adalah sosok yang populer di media sosial dan seorang ibu dari seorang anak yang sudah menginjak Sekolah Menengah Pertama. 
    
    Kisah ini dimulai dengan menggambarkan situasi tokoh utama yang bernama Sonja. Sonja sedang dalam proses mempersiapkan pernikahannya dengan Nohan, seorang pria yang menurutnya sempurna secara fisik dan latar belakang pribadinya. Namun, Sonja merasa bahwa dirinya sendiri sebetulnya tidak sepenuhnya menginginkan pernikahan tersebut, tetapi ia juga tidak mampu melawan apa yang sudah menjadi takdir atau garis tangan seorang wanita. 

    Hubungannya dengan Nohan terasa dingin dan nyaris tidak memiliki adegan romantis layaknya sepasang kekasih. Sonja lebih fokus kepada pekerjaannya sebagai seorang fashion designer. Pada suatu hari, setelah Sonja merayakan bridal shower yang dibuat oleh teman-temannya, Sonja yang menemukan satu pintu dalam sebuah swalayan secara tidak sengaja. Di balik pintu itu terdapat kelab malam yang membutuhkan akses khusus. 

    Kelab malam itu berada di belakang sebuah swalayan. Sonja yang penasaran akan kelab malam itu akhirnya bisa masuk dengan cara menyogok penjaga swalayan. Di kelab itu, Sonja bertemu dengan Mega, seorang wanita yang bekerja sebagai penari telanjang. Mega adalah sosok wanita yang memiliki rambut berwarna merah dengan panjang sebahu. Di mata Sonja, Mega adalah sosok yang bisa menawarkan segala hal yang tak berani dia dambakan, yakni hasrat, kenekatan, hingga spontanitas. Hal yang paling mengejutkan, Mega ternyata mengetahui segala rahasia Sonja yang tak pernah dia sampaikan kepada siapa pun. 

    Diawali dengan adanya hal-hal yang membuat Sonja penasaran dengan Mega, karena ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengetahui tentang Sonja, lebih dari Sonja mengetahui tentang dirinya sendiri. Mulai dari perasaan Sonja yang ragu terhadap Nohan, calon suaminya, hingga mengenai teman di sekolah dasar yang dia sekap hingga tewas di dalam lemari. Saat berusaha menguak identitas wanita itu, Sonja juga mengungkap suatu rahasia gelap yang selama ini membungkus dirinya dengan rapat kepada Mega yang ia juga sudah ketahui. 

    Premis kisah buku ini sangat unik dan dinilai berani. Penulis dianggap berani untuk mengangkat sebuah kisah yang tokohnya berprofesi sebagai penari telanjang, yang itu merupakan profesi yang melanggar budaya dan norma masyarakat. Kemudian, latar dari kisah ini juga kelab malam, tempat yang dipandang negatif oleh mayoritas masyarakat. hal menarik lain yang didapati pembaca dalam kisah Kelab dalam Swalayan ini adalah bagaimana penulis menyajikan isu tentang tuntutan masyarakat terhadap seorang perempuan ke dalam sebuah cerita misteri. Penulis juga memberikan pesan tersirat bagaimana masyarakat menuntut perempuan baru dapat dianggap sebagai perempuan sejati bila dia sudah menikah, mengurus suami, dan memiliki anak. 

    Kemudian, terkait dengan teknis penulisan dalam buku, pembaca masih menemukan adanya kesalahan dalam penulisan di beberapa bagian. Kesalahan ini terletak pada bagian yang tidak dituliskan dengan huruf miring, padahal bagian itu merupakan ungkapan suara yang keluar dari dalam pikiran Sonja, bukan percakapan yang Sonja ucapkan secara langsung. Hal ini cukup membingungkan pembaca. 

    Melalui kisah Kelab dalam Swalayan ini, kita dapat belajar bahwa kita benarbenar tidak bisa menilai apapun dari tampilan luarnya. Seperti dalam kisah ini, swalayan yang terlihat sebagai tempat normal, ternyata memiliki tempat tersembunyi yang rahasia. Begitu juga dengan manusia, kita tidak bisa menilai seseorang dari penampilan luarnya saja. 

    Novel ini juga mengajarkan kita bahwa dunia ini dapat menjadi tempat yang sangat kejam bagi mereka yang hanya menggunakan perasaan. Sebab, dunia ini tidak dapat diprediksi dan tidak bisa dianggap terlalu personal. Semuanya harus selalu seimbang, antara perasaan dan juga logika. 

    Melalui kisah ini, para kaum lelaki juga dapat belajar untuk tidak menganggap perempuan sebagai objek. Begitu juga perempuan tidak boleh menganggap lelaki sebagai objek. Kita harus memperlakukan semua orang selayaknya manusia. Perlakukan orang lain seperti anda ingin diperlakukan

Identitas Buku
Judul Buku: Kelab Dalam Swalayan 
Penulis: Abi Ardianda 
Penerbit: Baca (Juni 2021) 
Halaman: 287 halaman


OPINI PERGAULAN BEBAS
ditulis oleh Hasbi Fathurrahman

        Pergaulan bebas, khususnya di indonesia terjadi ketika snak menginjak usia remaja. Pada saat itu remaja sedang mengalami kebingungan dalam mencari jati diri, atau lebih dikenal dengan massa Pubertas. selain fisik yang berkembang, masa pubertas juga menjadi masa yang penting, karena pada masa itu, remaja mengalami pertumbuhan serta kematangan kepibadian.

    Mengapa terjadi pergaulan bebas? pada dasarnya bergaul atau bersosialisasi merupakan hal fundamental bagi setiap manusia, karena manusia merupakan makhluk sosial yang artinya selalu membutuhkan satu sama lain. Pada masa remaja, berteman akan sangat menentukan akan seperti apa anak kedepannya. Karena bagai menukir di atas batu, apa yang dilakukan sejak dini, akan menerap dikemudian hari.

    Dengan berteman juga, anak akan belajar sesuatu yang baru. Serta akan belajar menyesuaikan dan beradaptasi pada llingkungan sekitar. Menurut panturanews.com, semakin seseorang sering bersosialisasi dan berteman dengan banyak orang, maka dia akan lebih mudah beradaptasi di lingkungan baru.

    Dengan begitu beberapa kasus pergaulan bebas, sebenarnya berasal dari dengan siapa ia berteman dan dimana lingkungan nya berasal. Pergaulan bebas juga akan merambat pada prilaku buruk dan tidak terpuji yang akan mengancam masa depan dari remaja itu sendiri. Dilansir dari poskota.co.id, belasan remaja di daerah Jakarta pusat dan Jakarta utara yang tergabung dalam gangster Pustar berhasil diamankan kepolisisan setempat (20/12/2022).

    Dari kesaksian warga yang berhasil menhentikan aksi tersebut, para remaja membawa senjata tajam dan mencari lawan untuk adu jotos. Hal ini dibenarkan oleh kompol Happy, dari kapolsek padamengan. Ironis nya, setelah handphone para pelaku di periksa, ternyata mereka tergabung dalam organisasi di media social yang dimana organisasi tersebut sudah tersebar di bogor, Bekasi dan depok. Dan tak lain dan tidak bukan adalah organisasi gangster.

    Dengan adanya media social yang seharusnya bisa menjadi media mempererar silaturahmi dan mendekatkan yang jauh, beberapa remaja malah menyalah gunakan media social ini sebagai ajang membuat perkumpulan kurang bermanfaat (geng).

    Tentu dalam kasus pergaulan bebas ini, peran keluarga akan sangat penting guna membimbing anak agar terjauh dari segala bentuk pergaulan bebas. Salah satunya hamil diluar nikah, yang dimana makin marak dan meningkat di setiap daerah nya.

    Mengutip dari www.detik.com, angka kehamilan di luar nikah daerah bone tembus 463 kasus per bulan juni 2022, hal ini juga akan menimbulkan pernikahan dini serta tindak aborsi yang tinggi juga. Banyak remaja yang masih mengenyam Pendidikan harus putus sekolah karena kejadian ini, bagaimana masa depannya? Bagaimana cita cita nya?

    Banyak factor yang menyebabkan anak mengalami kesenjangan social, sehingga anak akan menjadi anti social yang berimbas pada salah berteman dan bergaul. Peran orang tua dan keluarga serta pihak sekolah akan sangat penting bagi kelangsungan masa depan anak.


FEATURE OF ONADIO LEONARDO / ONAD
ditulis oleh Mohammad Kevin El Birron Muchsam

        Leonardo Arya atau dikenal sebagai Onadio leonardo atau Onad merupakan seorang musisi asal Jakarta yang lahir pada tanggal 4 Januari 1990. Mengawali dari masa muda Onad, ia tidak melanjutkan sekolah SMAnya karena ia memiliki cita-cita menjadi seorang muisi. Saat remaja, Onad bercerita bahwa semasa remaja, ia jarang pulang karena ia mabuk-mabukan setiap harinya.

        Onad mengawali karir musiknya pada tahun 2005 sebagai basis grup ulik Killing Me Indise, namun pada feburai 2009 melalui blog MySpace, ia mendapatkan formasi baru menjadi seorang Vokalis, dan namanya pun semakin terkenal sejak menjadi seorang vokalis.

        Pada tahun 2014, Onad memutuskan untuk hengkang dari grup musik Killing Me Inside yang telah membesarkan namanya selama 5 tahun, alasan dia memutuskan hengkang karena ia sudah merasa bosan dan jenuh dengan gendre musik yang digelutinya, Screamo dan metalcore.

        Setelah hengkang dari dunia musik selama 4 tahun, Onad kembali bergabung dengan Group Band Lyon pada tahun 2019 dan kembali menjadi vokalis. Band tersebut terdiri dari 3 orang, Onadio, Rudy, dan Okin.

        tidak sampai di situ, dalam karirnya di dunia musik, ia sering kali meminum minuman keras, dan mengunjungi klub klub hampir setiap hari. Akibat dari pergaulan bebasnya, Onad mempunyai anak di luar  nikah. Bersama seorang pramugari bernama Beby Prisilla, mereka memutuskan untuk menikah pad tahun 29 Juni 2019. Dalam pernikahannya tersebut, Onad dan Beby memeluk agama islam. Tak lama setelah melangsungkan pernikahan, mereka dikaruniai anak pertama mereka yang berkelamin kali-kali dan diberi nama Juan Gianluca Leornado Wage pada tanggal 26 september 2019.

        Meski ia terjerumus ke dalam pergaulan bebas, ia berhasil menciptakan lagu melalui band yang sampai saat ini lagu karya Onad masih sering di dengar oleh pada pendengarnya.



PRESS RELEASE PERGAULAN BEBAS

Komhumnas Unisba Gelar Webinar MGBK Guna Tingkatkan Pemahaman Dampak Pergaulan Bebas

Bandung, 23 Juni 2022 – Bagian Komunikasi dan Humas (Komhumas) Unisba menyelenggarakan Webinar Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Bandung Raya dengan tema “Dampak Buruk Pergaulan Bebas: Dari Sisi Kesehatan dan Hukum“. Webinar dilakukan secara virtual dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk kesadaran akan pentingnya peran pengajar di sekolah untuk dapat memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai dampak yang ditimbulkan dari pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan di era saat ini, akibat modernisasi menjadikan pergaulan bebas para remaja menjadi hal yang lumrah. Meski fenomena-fenomena yang meresahkan di masyarakat Indonesia kerap terjadi seks bebas, aborsi, dan lainnya. Narasumber di webinar ini yakni, Ibu dr. Mia Kusmiati, M.Pd. Ked., PhD. Dan Ibu Dr. Sri Ratna Suminar, S.H., M.H.

Sesi pertama yaitu pemaparan dari Ibu Dr. Sri Ratna Suminar, S.H., M.H. Dosem Fakultas Hukum Unisba yang membahas mengani Dampak Buruk Pergaulan Bebas Dari Sisi Hukum. “Dampak buruk pergaulan bebas khususnya seks bebas diluar pernikahan akan mengakibatkan melahirkan anak diluar nikah dan bahkan tidak segan melakukan aborsi” ujar Bu Sri. Menurutnya, kedua hal tersebut terdapat akibat hukumnya yaitu Aborsi yang diatur dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan Pasal-Pasal 299, 346, 348, dan 349 KUHPidana. “Di Indonesia, aborsi secara tegas dilarang dan diancam hukuman. Dari rumusan pasal-pasal aborsi jelaslah bahwa pembentuk undang-undang menganggap janin atau bayi dalam kandungan adalah manusia bernyawa, dan karena itu pengguguran dianggap sebagai kejahatan menghilangkan nyawa” tambahnya. Berbeda dengan sanksi yang diatur dalam UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Pasal-Pasal di dalam KUHPidana tidak hanya berlaku terhadap perempuan yang melakukan tindakan aborsi, tetapi juga bagi yang menyuruh melakukan, pelaku, bidan, dokter, dan dukun. “Ancaman pidananya berkisar antara 4 sampai dengan 15 tahun. Sedangkan ancaman bagi dokter dan para medis yang terlibat ditambah dengan sepertiga dari hukuman yang ada/diputuskan, dan hak profesi mereka dapat dicabut pula oleh hakim. Pasal-Pasal KUHPidana di atas jauh lebih ringan dari pada ancaman hukuman pidana pada Pasal 194 Undang-Undang No. 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan” jelasnya.

Sesi kedua yaitu pemaparan dari dr. Mia Kusmiati, M.Pd.Ked., Ph.D., Dosen Fakultas Kedokteran Unisba yang membahas mengenai Dampak Buruk Pergaulan Bebas Menurut Tinjauan Medis. Pergaulan bebas khususnya melakukan seks yang tidak aman di usia dini dapat meningkatkan resiko kanker serviks. Selain itu menurutnya, dengan berganti-ganti pasangan seksual, sangat rentan terjadi penularan PMS: HIV AIDS, Gonorhoe, Condyloma, Bartilonitis, dan sebagainya. “Hubungan seks yang dilakukan sebelum usia 17 tahun (misal), risiko terkena penyakit bisa 4-5x lipat” ujarnya. Posisi sebagai wanita pun akan terpojok yang mengakibatkan dilematis. Disamping itu juga baik pria maupun wanita sama sama belum siap secara perkembangan dan maturitas seksual. Sex bebas harus dihentikan dan lakukanlah hubungan seksual yang aman dengan menikah. Ini tanggung jawab bersama baik orang tua, guru dan lainnya. Jadi ada semacam security/social control,” ujarnya. Ia mengingatkan agar selalu mengingat Al Quran surat Al Isra ayat 32, yang berbunyi untuk tidak mendekati zina karena zina merupakan perbuatan yang keji. “Pendidikan kesehatan reproduksi mencakup seluruh proses yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan aspek-aspek yang mempengaruhinya, mulai dari aspek tumbuh kembang hingga hak-hak reproduksi,” ujarnya dan Ibu dr. Mia berpesan agar para pelajar bisa jauh dari perbuatan seks bebas dengan memberikan penanaman nilai moral-agama, pengenalan kesehatan reproduksi dan bimbingan orang tua.

Narahubung

Muhammad Ardhan

Public Relations Officer



beberapa sumber yang kami pakai dalam menyusun web/blog ini, diantaranya

https://www.sampoernaacademy.sch.id/id/pubertas-adalah/

https://panturanews.com/index.php/panturanews/baca/253895https://www.detik.com/sulsel/berita/d-5991695/hamil-luar-nikah-kian-marak-pernikahan-anak-di-bone-tembus-463-kasus

https://poskota.co.id/2022/12/21/belasan-anggota-gengster-pustar-bikin-resah-warga-pademangan-ditangkap



disusun oleh

NAUFAL FAIRUZ RIZQULLOH 10080021277

MUHAMAD ERLANGGA LUIS FERNANDO 10080017424

MUHAMMAD ARDHAN 10080021096

MOHAMMAD KEVIN EL BIRRON MUCHSAM 10080021334

HASBI FATHURRAHMAN 10080021155

Comments